Bendungan Raknamo Jadi Obyek Wisata Baru di Timor

Kupang, flobamoraspot.com – Pembangunan Bendungan Raknamo secara keseluruhan telah selesai meski di beberapa bagian masih ada pekerjaan finishing. Pembangunan proyek yg peletakan batu pertamanya (ground breaking) dimulai pada tahun 2015  lalu itu didesain bak sebuah lokasi wisata buatan, di pulau penghasil jagung itu. Bendungan senilai Rp710 miliar digarap oleh PT Waskita Karya dengan arsitektur ciri khas Kupang, NTT. Di sekitar bendungan juga dibangun taman sehingga bisa menjadi destinasi wisata keluarga.

Setelah diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Jokowi) pada tangal 8 Januari 2018 lalu, Setiap hari ratusan bahkan ribuan orang berkunjung ke Bendungan Raknamo untuk sekedar membuang penat.

Lokasi seluas puluhan hekto are itu disulap oleh tangan-tangan terampil para tukang dari pulau Jawa di bawah pengawasan PT Waskita Karya. Memasuki area wisata buatan itu anda langsung sambut seluruh penghuni alam Raknamo “Selamat datang di Bendungan Raknamo”, di atas Gapura setinggi hampir 10 meter.

Selanjutnya petugas Parkir telah menunggu untuk mengatur kendaraan yang anda tumpangi. ” “om, mobil diparkir di sebelah kanan dan motor di sebelah kiri pintu masuk” kata Tiu sang petugas parkir asal Timor – Timur.

Setelah kendaraan anda terparkir anda dipersilahkan masuk untuk meninkmati keindahan di dalam kawasan Bendungan. Di kiri kanan jalan anda diingatkan, tidak menginjak rumput yang baru ditanam untuk memperindah lokasi wisata.

Di tengah kawasan Bendungan anda bisa memilih ke kiri atau ke kanan lebih dahulu untuk melihat dari dekat genangan air yang berada di bawah ketinggian sekitar 30 meter. Di bagian kanan terdapat sebuah bangunan dilengkapi patung-patung manusia berdiri mengelilingi gedung sebagai tempat peristrahatan sejenak.

Di sisi kanan bangunan itu terdapat bukit yang tebingnya ditata sangat eksotik dilengkapi bangunan permanen di atasnya sehingga sangat memanjakan mata anda dan swafotopun bisa anda lakukan di sana. Sungguh luar biasa indahnya.

Kembali ke sisi kiri area Bendungan pengunjung dapat melakukan swafoto di depan pelataran bertuliskan “BENDUNGAN RAKNAMO” di atasnya. Di bagian bawahnya terdapat beberapa lukisan berupa Komodo, Binatang langka yang sudah menjadi salah satu keajaiban dunia dan Okulele, musik khas etnis Timor.

Pemandangan di sisi ini sangat menggoda dan sayang kalau anda lewatkan. “Belum foto di sini rasanya belum sampai di Bendungan Raknamo” ungkap Domi Seran salah satu pengunjung.

Dari sisi ini pengunjung obyek wisata Raknamo bisa menikmati pemandangan alam sekitar berupa gunung dan lembah yang mengitari tempat rekreasi itu.

“Kabupaten Kupang memiliki berbagai macam obyek wisata termasuk wisata alam Raknamo. Saat ini air dalam Bendungan belum apa-apa. Butuh 3-4 tahun baru bisa penuh. Tapi kita senang tempat ini telah disulap jadi obyek wisata yang menarik.Terimkasih Pak Jokowi”, ujar Kadis Pariwisata Kabupaten Kupang Yohanes Lakapu beberapa waktu lalu.

Menurut dia, Pemkab Kupang masih konsentrasi pada obyek wisata Gunung Fatuleu sebagai Icon wisata Kabupaten Kupang, sehingga obyek wisata lain masih terbengkalai. ” kami kurang dana jadi harus bertahap”, katanya.

Pariwisata NTT mulai menggeliat setelah Pemerintah Provinsi menetapkan daerah ini sebagai Provinsi Pariwisata dan DR. Jelamu Marius difit and Propertes menduduki jabatan Kadis.

Pria asal Manggarai ini mendorong sektor Pariwisata begitu kencang diikuti Kadis Pariwisata kabupaten Kota se- NTT. Sekedar Informasi NTT dikunjungi 78 ribu lebih wisatawan pada tahun 2017 lalu. Hal ini tidak terlepas dari peran Kadis Pariwisata.

Tugas kita semua adalah ikut mempromosikan obyek wisata kita melalui Media Sosial agar menarik minat pengunjung. Setelah promosi tugas kita berikutnya adalah menjaga kebersihan di tempat wisata dan ramah menerima pengunjung. Salam.

 

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »