Pemerintah Siapkan Kedatangan Tim IMF World Bank ke Indonesia

Rabu, 21 Maret 2018

Laporan : Jeane Salem.

Kadispar NTT Jelamu Marius

Jakarta, flobamoraspot.com –  Pada bulan Oktober 2018 Tim IMF World Bank Annual Meetting akan datang ke Indonesia untuk melakukan Rapat tahunan. Kementrian Koordinator Bidang Kamaritiman melihat kunjungan para tamu Kelas dunia itu sebagai keuntungan bagi dunia Pariwisata Indonesia. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Jelamu Ardu Marius dalam laporannya kepada Tirilolok dari Jakarta Senin 21 Maret 2018 mengatakan, rapat penting itu dipimpin Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman di  Hotel Jayakarta Jakarta sejak 20 Maret 2018. Jelamu menjelaskan, Labuan Bajo menjadi salah satu Destinasi Wisata Internasional yang perlu disiapkan secara baik, menghadapi gelombang kedatangan para pejabat penting IMF World Bank Annual Meetting.

“ Ini merupakan satu kesempatan menunjukkan kepada dunia tentang martabat bangsa dan Negara kita sebagai sebuah Negara berdaulat yang selalu siap menyelengggarakan event-event Internasional”, Kata Jelamu.

Jelamu menjelaskan, Pertemuan tersebut akan diselenggarakan di Denpasar Bali dihadiri sekitar 15 – 16  ribu delegasi Internasional yang datang dari berbagai Negara di dunia.

“Sudah tercatat di Panitia ada 289 Mentri Keuangan, 289 Gubernur Bank Sentral dari berbagai Negara, Ada 1000 Jurnalist Internasional yang meliput kegiatan tersebut dan hadir juga para pejabat tinggi IMF World Bank dan ahli keuangan Internasional”, jelasnya.

Menurut dia, setelah Pertemuan, delegasi Internasional akan berkunjung ke destinasi – destinasi Wisata dan ada tujuh destinasi Internasional yang ditawarkan kepada mereka termasuk  TamanNasional Komodo yang menyimpan salah satu keajaiban dunia, Komodo.

“Di NTT Taman Nasional Komodo dan juga Flores pada umumnya, tetapi kemungkinan mereka  akan ke Sumba sebagai Pulau Terindah di dunia, juga ke Timor, Rote, Sabu Alor”, urainya.

Para penari Caci dari Manggarai

Selain NTT, rombongan juga akan berkunjung ke Bali, Banyuwangi, Borobudur, Toraja, Danau Toba dan Nusa Tenggara Barat. Mengenai Labuan Bajo ia mengatakan harus ditata lebih baik sebagai Destinasi Internasional.

“Dan tentu ini potensi besar kita menata Pariwisata melalui pintu Bagian Barat. Sudah diadakan rapat berkali – kali dipimpin Menko Kemaritiman dan persiapan dari Kementrian  Lembaga, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabuapten Manggarai Barat terhadap Destinasi Labuan Bajo dan sekitarnya ya, Pulau Padar, pulau Rinca, Pulau Komodo,  sehingga ketika delegasi Internasional itu datang ke Labuan Bajo semuanya sudah siap”, tandas mantan Karo Ekonomi Setda NTT ini.

Jelamu menjelaskan, dalam rapat tersebut Menko Maritim  uLhut Panjaitan telah memerintahkan semua kementrian Lembaga untuk menyukseskan kunjungan tersebut sesuai tugas pokok dan Fungsinya, karena taruhannya adalah Negara.

“Taruhannya martabat Bangsa bukan hanya Manggarai Barat, NTT. Karena itu persiapannya di tujuh destinasi yang menjadi tujuan para tamu Penting dunia itu harus nyaman, baik sesuai standar yang dibutuhkan oleh tamu Internasional”, ujarnya.

Mengenai kesan beberapa turist Asing yang beberapa waktu lalu menemuinya  di Labuan Bajo Jelamu mengatakan, para turist sangat terkesan dengan keindahan Indonesia dan NTT khususnya.

“Satu kata,  Ini mimpi Marius, jadi dalam bayangan Keidnahan Indonesia seperti Mimpi yang mereka tidak temukan di Negara lain. Sangat Cantik dan ini modal besar untuk anda”, ungkap Mantan Frater ini mengulangi komentar para Turist.

Ia mengatakan, demi menjaga kelancaran penerbangan ke Labuan Bajo, Pemerintah akan menambah jumlah penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo, sehingga  pihak Pertamina harus memastikan kesiapan bahan bakar Avtur. Ia menghimbau Pemerintah Kabuapten Kota di Seluruh NTT untuk menjaga Kebersihan Pantai, Sungai dan kebersihan laut, lebih dari itu menjaga keramah-tamahan ketika menerima tamu yang datang.

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »