BNN Provinsi NTT Gelar Rakor Program Pada Institusi Pelaksana Pasca Rehabilitasi

Seni, 09 April 2018

Laporan : Humas BNNP NTT

Kupang, flobamoraspot.com – Dalam rangka penguatan Lembaga Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi di Provinsi NTT. maka BNNP NTT melalui Bidang Rehabilitasi bekerjasama dengan Direktorat Pasca Rehabilitasi pada Deputi Rehabilitasi BNN RI hari ini Senin (09/04) melakukan kegiatan ” Rapat Koordinasi Program Pada Institusi Pelaksana Pasca Rehabilitasi” bertempat di Ruang Rapat BNNP NTT.

Kegiatan menghadirkan 2 (dua) Narasumber utama dari Direktorat Pasca Rehabilitasi pada Deputi Rehabilitasi dr. Amrita Devi, SP.Kj.MSi / Kasubdit Penguatan Lembaga Pasca Rehabilitasi pada BNN RI yang memaparkan materi tentang “Peran Serta Instansi Pemerintah dan Komponen Masyarakat Dalam Pelaksanaan Layanan Pasca Rehabilitasi” dan dr. Yoseph Yody.S.MH. / Kasie. Produktivitas pada BNN RI memaparkan materi Tentang ” Peran Serta CSR Dalam Peningkatan Layanan Pasca Rehabilitasi.

Hadir pula Narasumber daerah Kepala BNNP NTT yang diwakili oleh Kasubag Perencanaan BNNP NTT Hendrik J. Rohi. SH yang memaparkan materi tentang ” Kebijakan Rehabilitasi Berkelanjutan BNNP NTT.

Dan pemateri Terakhir Kabid. Rehabilitasi BNNP NTT memaparkan materi Pelaksanaan Pasca Rehabilitasi di BNNP NTT”

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BNNP NTT yang diwakili oleh Kabag. Umum Anwar Gemar.S.Sos, didampingi Kabid. Rehabilitasi BNNP NTT  Johni Didok.SH.

Ka. BNNP  NTT dalam Materinya memaparkan kondisi masyarakat NTT dan juga jumlah pecandu / penyalah guna yang sudah di rehabilitasi oleh BNNP NTT maupun mereka yg melaporkan diri untuk direhabilitasi.

“Termasuk kendala-kendala yang dihadapi oleh Bidang Rehabilitasi BNNP NTT, Seperti pada Tahun 2017, yang baru mendapatkan Layanan Terapi dan Rehabilitasi 24 org dari target 240 org demikian juga dengan pelayanan Pasca rehabilitasi melalui pasca rehabilitasi reguler, rawat lanjut dan melalui rumah damping baru menjangkau 41 orang residen dari Target 280 orang residen, sehingga di butuhkan kerjasama dengan BNN Pusat dan Instansi Pemerintah / swasta maupun komponen masyaraka”, tegas Muhamad Nur melalui Kabag Umum Anwar Gemar ketika itu.

Ketua Panitia Rakor Marcel Openg, SH.melaporkan,  tujuan kegiatan ini adalah : pertama untuk membuka jejaring, relasi dan mitra kerja dengan instansi pemerintah / swasta maupun Komponen Masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan membantu BNNP dalam memaksimalkan program layanan Pasca Rehabilitasi.

“Kedua untuk menyamakan persepsi dan pemahaman (sinkronisasi) layanan pasca rehabilitasi di instansi pemerintah dan swasta serta komponen masyarakat. Ketiga untuk mengetahui sejauhmana masalah utama dalam pelaksanaan layanan pasca rehabilitasi di lapangan, sehingga forum ini diharapkan dapat mencari akar permasalahan sekaligus menghasilkan solusi dalam permasalahan tersebut”, katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta dengan rincian 3 orang dari BNNP NTT, 2 orang dari BNN Kota Kupang dan 15 orang dari Instansi pemerintah, swasta  dan  komponen masyarakat.

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »