Pejabat dan Staf BNNP NTT Test Urine Secara Mendadak

Senin, 30 April 2018
Laporan : Yasintus Fahik

Kupang, Flobamoraspot.com – Dalam rangka menciptakan lingkungan BNNP yang benar-benar bebas dan bersih dari narkoba, maka pada senin (30/4), seluruh pejabat dan staf dalam lingkup BNNP melakukan tes urine.

Perintah test Urine disampaikan Kepala BNNP NTT Brigjen. Pol. Muhamad Nur secara mendadak saat memimpin apel Pagi di ruang rapat lantai 2, dimana seluruh Pejabat, Staf dan tenaga kontrak hadir.
Ka BNNP NTT Brigjend. Pol Muhamad Nur
Kepala Seksi Pencegahan BNNP BTT Markus Raga Djara melalui grup WhatsAp menjelaskan, informaasi pelaksanaan test urine disampaikan secara mendadak oleh Kepala BNNP NTT, di sela-sela arahannya kepada seluruh peserta upacara.
Menurut Markus, Ka. BNNP NTT  tiba-tiba memerintahkan Kasie Pemberdayaan Masyarakat dan 3 org perawat Klinik Pratama BNNP NTT, untuk menyiapkan alat tes narkoba dan untuk semua pejabat dan pegawai BNNP NTT tdk boleh keluar dari ruangan / barisan apel karena akan segera dilakukan Tes Narkoba.
“kegiatan ini tidak diketahui sama sekali oleh seluruh pejabat dan staf BNNP NTT namun karena semua yakin tidak memakai narkoba dan tdk pernah melakukan tindak pidana narkoba sehingga menjalani pemeriksaan ini dengan santai”, kata Markus.
Kegiatan pemeriksaan diawasi ketat oleh Kepala BNNP NTT, dengan langsung menjaga di pintu masuk Toilet dan mengarahkan satu persatu utk mengambil urine.
“Setelah seluruh staf selesai pemeriksaan barulah Ka. BNNP NTT sebagai pejabat yg terakhir melakukan pemeriksaan”, tuturnya.
Markus menjelaskan, dalam arahan Ka BNNP NTT mengatakan, tujuan tes narkoba ini adalah sebagai bentuk pencegahan untuk menciptakan pegawai BNNP yang bebas dan bersih dari narkoba.
“sebelum kita melakukan pemeriksaan atau tes narkoba kepada masyarakat maka kita harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tes narkoba”, ujar Markus mengulangi arahan Ka BNNP NTT.
“Jadi pada intinya kita pegawai BNNP juga harus bersih dan salah satunya lewat tes narkoba secara mendadak”, tambahnya lagi.
Tes narkoba ini diikuti oleh 50 org dari jumlah 65 org pegawai BNNP NTT . “15 org yg tdk mengikuti karena sedang tidak masuk kerja  ada yang tugas luar dan juga jaga malam serta ijin”, katanya.
Ka. BNNP NTT berharap dengan kegiatan ini makin meningkatkan kewaspadaan semua pegawai BNNP NTT untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “apabila kedapatan menggunakan narkoba maka sanksi bagi pegawai BNN adalah pecat”, tegas Muhamad Nur seperti diulangi Kasie Pencegahan Markus Raga Djara.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »