Kekuatan Sebuah Bangsa Terletak Pada Pemuda

Kamis, 3 Mei 2018

Laporan : Humaspro Sumba Barat

Bupati-Sumba-Barat-Agustinus-Niga-Dapawole-saat-membuka-Pelatihan-keparlemenan

Waikabubak, flobamoraspot.com –  Kekuatan sebuah bangsa terletak di tangan para pemudanya. Karena merekalah yang akan menunjukkan wajah kehormatan suatu bangsa dalam segala kontes kehidupan. Jika para pemuda dalam suatu negara mengalami kerusakan moral dan agama, maka sangat disayangkan nasib bangsa itu nantinya.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole ketika membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Dalam Rangka Peningkatan Wawasan Keparlemenan, Rabu (02/05/2018) di Aula Hotel Pelita Waikabubak.

Kegiatan yang diselenggarkan Dinas Pendidikan Provinsi NTT ini diikuti peserta sejumlah 50 Pemuda-Pemudi dari Sumba Tengah 15 orang, Sumba Barat 20 orang, dan Sumba Barat Daya 15 orang.

Lebih lanjut Bupati Dapawole mengatakan bahwa pemuda adalah kader bangsa yang harus terbina dengan segala bentuk pendidikan. Baik itu pendidikan kejiwaan sampai pendidikan politik.

“Jangan sampai pendidikan yang dirancang dan dilaksanakan oleh negara tidak memperhatikan masa depan para pemudanya. Apalagi hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongan saja”. Ungkap Bupati.

Seorang pemuda harus sadar bahwa masa depan bangsa dan kepemimpinan negara berada ditangannya. Karena asa kepemimpinan adalah kesadaran dan kemauan.

Sikap dan kepemimpinan yang baik menurut Bupati Dapawole ada 8 cirinya, yakni
pertama, pemimpin berilmu,berakhlak, berintegritas, professional dan pandai;

Kedua, pemimpin membuat keputusan dan bertanggungjawab atas keputusannya;

Ketiga, pemimpin menetapkan yang betul;

Keempat, pemimpin harus dapat mempengaruhi bukan dipengaruhi;

Kelima, pemimpin harus bersedia mendengar dan berlapang dada;

Keenam, pemimpin dapat memberi semangat dan motivasi;

Ketujuh, pemimpin menjadi contoh;

Dan kedelapan, pemimpin pemegang obor pemikiran dan tindakan.

Terkait pelatihan kepemimpinan Pemuda Dalam Rangka Peningkatan Wawasan Keparlemenan, Bupati Dapawole berpesan kepada para pemuda, dalam mengembalikan citra parlemen dimata masyarakat tidak selamanya harus dengan cara terjun langsung untuk menjadi kaum parlemen.

“Kaum pemuda bisa mengambil peran dalam beberapa hal, salah satunya dengan memberikan gagasan kepada parlemen dan belajar dengan baik untuk mematangkan intelektual, pengalaman, dan akhlak ketika nantinya telah siap untuk go parliament. Dengan ditunjang bekal tersebut kemungkinan besar citra parlemen yang tadinya sakit akan menjadi pulih dimata masyarakat”, tambahnya lagi.

Menutup arahannya, Bupati Dapawole berpesan agar pemuda perlu mengetahui tentang kepemimpinan, apa itu pemimpin, ciri dan tugasnya. “Pemimpin adalah seorang yang pandai dan menggunakan kepandaian tersebut untuk menggerakkan diri, organisasi dan masyaraka”, pungkasnya.t.

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »