6 Mahasiswa Peneliti Pariwisata Asal Belanda Temui Bupati Sumba Barat

 

Sabtu, 5 Mei 2018

Laporan : Humaspro Sumba Barat

Bupati-SB-Bersama-mahasiswi-Belanda.

Waikabubak, flobamoraspot.com – Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menerima kunjungan 6 mahasiswa / Mahasiswi perwakilan dari 26 mahasiswa / mahasiswi NHTV Breda University of Applied Science – Belanda, Jumat (04/05/2018).

Kunjungan mahasiswa-mahasiswi tersebut dalam rangka penelitian yang akan dilaksanakan oleh 26 mahasiswa-mahasiswi dari NHTV Breda-Belanda di bidang Pariwisata.

Dalam kunjungan yang diwakili oleh Nike Van der Valde, Almar van der vludt, Bo Maeijer, Dominique Stade, Nina Verhage dan Lorea Bron ini diterima langsung Bupati Sumba Barat di kediamannya. Jika mendengar pariwisata di Sumba Barat, mungkin orang akan mengaitkan dengan objek-objek wisata alam yang masih begitu indah. Eksotisme alam Sumba Barat memang belum banyak terekspos. Namun, hal tersebut justru menambah keelokannya.

Pulau Sumba, khususnya Sumba Barat terkenal dengan keindahan pantainya.

Selain pantai, terdapat juga kampong – kampung adat masyarakat penganut kepercayaan Marapu yang belum banyak terpengaruh budaya modern yang tersebar di seluruh penjuru Sumba Barat.

Pulau Sumba mungkin belum banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan dalam negeri, nama Pulau Sumba kian meledak namanya berkat pengakuan dunia atas Hotel Nihiwatu yang dinobatkan oleh dunia sebanyak dua tahun berturut-turut sebagai hotel terbaik di dunia dari Majalah Travel+Leisure dan Nihiwatu beach disebut-sebut sebagai salah satu pantai terbaik di Asia.

Pasalnya keindahan pantai ini kerap disandingkan dengan pantai Hawaii.

Pasirnya bersih, air lautnya jernih dengan lanskap landai hingga dikelilingi bukit-bukit yang menghijau.

Tempat wisata yang satu ini memang paling terkenal sampai ke luar negeri. Sumba juga sangat kental dengan adat istiadat dan atraksi Festival Pasola yang menarik menjadi daya tarik buat wisata.

Sehingga wisatawan dapat yang datang dapat mendalami serta belajar soal budaya di Sumba.

Hal itulah yang mungkin membuat 26 Mahasiswa – mahasiswi dari NHTV Breda – Belanda tertarik melakukan penelitian di bidang Pariwisata di Kabupaten Sumba Barat yang dilaksanakan sampai tanggal 8 Mei Tahun 2018. Kegiatan penelitian ini merupakan kerjasama penelitian antara Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan perguruan tinggi dari luar negeri, salah satunya NHTV Breda University of Applied Science – Belanda.

Semoga ke depan lebih banyak lagi Wisatawan maupun peneliti yang berkunjung di Sumba, khususnya Sumba Barat dan tentunya akan berdampak bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat, terlebih lagi setelah Pulau Sumba terpilih menjadi satu diantara 33 pulau terindah versi Majalah Focus, Jerman. Sebuah artikel berjudul Sumba Kein Tanz, aber ein Traum (Focus 17. February 2018, Seite 116) memiliki arti, “Sumba, Bukan Nama Sebuah Tarian, tapi Sebuah Mimpi” menuliskan tentang keindahan pulau ini.

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »