Mgr. Turang: Malam Ini Kita Tentukan Wakil NTT ke Ambon

Sabtu, 26 Mei 2018

Laporan : Yasintus Fahik

Uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang, Pr.

Kupang, flobmoraaspot.com – Pesta Paduan Suara Gerejni  (Pesparani) Katolik Perdana di Provinsi  NTT telah berlangsung sejak Kamis (24/5/2018). Malam ini memasuki babak final.

“Malam ini kita tentukan wakil NTT ke Ambon (pesparani tingkat Nasional)”, kata Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, saat membuka  kegiatan  final lomba pesparani tingkat Provinsi NTT Sabtu, (26/5/2018) di aula El Tari Kupang.

Menurut Uskup asal Manado itu, apa yang dihasilkan malam ini harus benar-benar mewakili NTT. “kita tidak ikut menentukan ya. saya ajak kita sekalian untuk mendengarkan dengan baik kasih Allah yang dikumandangkan lewat lagu”, pintanya.

12 Paduan Suara Berlomba rebut satu tiket.

Sesuai pengumuman yang disampaikan dewan juri pada babak penyisihan Jumat (25/5/2018) hanya 12 Paduan Suara yag lolos ke babak final malam ini dari 20-an Paduan Suara yang ikut lomba Pesparani Katolik perdana di NTT.   Salah satunya adalah Paduan Suara Sanjose atau keren disebut Sanjose  Choir. Paduan Suara ini tampil menghipnotis ribuan penonton yang menyesaki aula El Tari.

sanjose Choir saat tampl sebagai peserta lomba final pesparani malam ini

Tampil sebagai dirigent Paduan Suara Sanjose malam ini adalah Dwi Wahyuni istri dari mantan pemimpin Sanjose Choir Gabriel Busa yang telah berpulang beberapa tahun lalu. Di tangan cucu musisi kawakan NTT, Edy Busa itu, Sanjose Choir pernah menjuara berbagai lomba dan mewakili NTT ke luar daerah bahkan ke Lur Negri. Pantauan flobamoraspot.com, Opa Edy

Busa ikut menyaksikan final Lomba pesparani Perdana d aula El Tari malam

ini.

Akankah Sanjose choir mengukir  prestasi dalam ajang Pesparani Katolik Perdana ini tanpa Geby ?

Banyak penonton pulang setelah Penampilan Sanjose choir.

Penonton-Final-lomba-Pesparani di luar aula

Rupanya penampilan Sanjose Choir merupakan daya tarik bagi sebagian pengunjung. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penonton yang pulang setelah penampilan Sanjose Choir. ‘Yang penting Sanjose sudah tampil”, kata Daniel Hurek salah satu penonton yang berpapasan dengan media ini di pintu keluar aula El Tari.

Panitia pesparani dalam Rapat beberapa waktu lalu memutuskan empat jenis lomba paduan suara pada Pesparani pertama tingkat Provinsi NTT bulan Mei 2018 yaitu paduan suara dewasa campuran, paduan suara anak campuran, paduan suara gregorian dewasa dan mazmur. Setiap kabupaten dan kota di NTT telah  mempersiapkan timnya dengan baik sebelum tampil di ajang pesparani perdana ini.

Sesuai rencana pengumuman hasil lomba malam ini akan dilakukan Panitia  usai penutupan kegiatan Lomba Pesparani dalam misa konselebran yang dipimpin Uskup Agung Kupang dan beberapa uskup lain di Indonesia.

 

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »