Pemkab Kupang – BNNP Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 3 Persiapan Kupang

Kamis. 20 Septwmber 2018
Laporan: yasintua fahik
Kupang, flobamoraspot.com – Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan penyalah gunaan narkoba bagi generasi muda khususnya para siswa SMA maka Pemda Kabupaten Kupang melalui bidang pemberdayaan masyarakat melaksanakan program Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar, mengandeng Badan Nasional Narkoba Provinsi – BNNP NTT.
Kegiatan ini di dilaksanakan pada hari Kamis (20/9/2018) di Aula SMAN 3 Persiapan Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang diikuti 70 siswa dan 12 guru.

Kasie Pencegahan Bidang P2M Markus Raga Djara, S.H, M.Hum melalui pesan WhatsAp menjelaskan, Kegiatan menghadirkan Narasumber Kabid. P2M BNNP NTT Ir. Josef Gadhi, membawakan materi tentang Permasalahan Narkoba, Kebijakan dan strategi P4GN di Provinsi NTT.
“Dalam pemaparan Materinya ia menjelaskan tentang kondisi Penyalahgunaan narkoba di NTT dan juga upaya- upaya yang dilakukan melalui Kebijakan dan Strategi P4GN yang harus dilakukan oleh Pemda Kabupaten Kupang dan Oleh Pihak Sekolah terhadap Program Pencegahan Penyalah gunaan Narkoba”, urainya.


Sedangkan Kepala Seksi Pencegahan Bidang P2M BNNP NTT, Markus Raga Djara.SH.MHum yang juga tampil sebagai Narasumber membawakan materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda / Pelajar.
“Saya Memaparkan tentang kondisi penyalahgunaan narkoba di Kalangan Generasi Muda atau siswa serta memaparkan tentang apa itu Narkoba, jenis- jenis narkoba, sifat, efek dan dampak penyalahgunaannya bagi kesehatan, pendidikan dan lingkungan sekolah bagi generasi muda atau siswa dan upaya – upaya pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah oleh para siswa maupun lembaga sekolah serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, urainya.

Di akhir kegiatan Pemda Kabupaten Kupang dan Pihak Sekolah menyampaikan terimakasih atas materi yang disampaikan oleh BNNP NTT sehingga membuka wawasan para guru dan murid tentang bahaya penyalah gunaan narkoba dan upaya2 – upaya pencegahan.
“Mereka berharap kegiatan bisa berlanjut pada waktu yang akan datang”, pungkas Markus.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »