Kalah Menang Hal Biasa Dalam Lomba

Senin, 10 Desember 2018
Laporan: yasintus fahik

Kadispar NTT Dr. Jelamu Sedang diwawancara dua TV Nasional

Kupang, flobamoraspot.com – Sejak dua minggu terakhir Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)menggelar Lomba Vlog dan Blog. Ada 100 lebih peserta ikut dalam kegiatan tersebut dan yang muncul sebagai pemenang hanya tiga orang dari masing-masing kategori (Vlog 3 orang dan Blog 3 orang-red).
“Menang atau Kalah itu hal biasa dalam Lomba. Kalo mau menang semua itu bukan lomba dan juri-juri yang kita pilih orang-orang yang profesional di bidang photografi dan video. Para juri ini bukan orang biasa tetapi mereka memiliki skill dan ketrampilan”, ujar Kadis Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu dalam wawancara on Air bersama Radio Tirilolok pada Senin (10/12/2018).
Marius menambahkan, para Juri yang menilai hasil kerja peserta memiliki kemampuan sesuai standar profesi sehingga mampu menentukan sebuah karya.
“Para Juri memiliki standar profesional yang dibutuhkan maka mereka dengan sangat cermat meneliti hasil karya peserta. Mereka mengetahui persis apakah video yang dikirim hasil karya sendiri atau googling”, katanya.
Ia mengatakan, pelaksanaan Lomba Vlog dan Blog sangat bermanfaat dalam memperkenalkan potensi pariwisata NTT ke pentas dunia melalui teknologi digital.
“Kalo memang hasilnya bagus akan diselenggarakan tiap tahun tentu dengan tingkatan – tingkatannya mungkin ada pelajar mahasiswa, anak-anak. Tahun ini pesertanya sangat banyak. Itu menandakan anak-anak kita begitu antusias untuk menggunakan kemampuan”, urainya.
Jon, Salah satu Tim Juri Lomba Vlog dan Blog menjelaskan, ada beberapa aspek yang dinilai, salah satunya adalah gaya bahasa dan kwalitas konten.
“Konten yang dihasilkan harus asli karya sendiri. Namanya blogger dia harus datang ke lokasi itu, bukan duduk di belakang meja lalu mendaur ulang dari berbagai sumber. Yang kedua soal foto juga harus asli. Kalo ambil karya orang harus sebut sumber. itu bisa digunakan”, jelas Jon.
Promosi Pariwisata NTT makin agresif dalam berbagai bentuk oleh dinas Pariwisata bersama stakeholder. Hal ini dilakukan demi mencapai target Kunjungan Wisatawan Manca Negara 3 Juta orang tahun 2019.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »