Natal Bersama, Upaya Memupus Stigma dan Diskriminasi ODHA

Jumat, 28 Desember 2018
Laporan: yasintus fahik

Saat gladi di restorant Grand Mutiara

Kupang, flobamoraspot.com – Disadari atau tidak stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) di kota Kupang masih tinggi, meski infornasi dan berita seputar penularan HIV dan AIDS mudah diakses. Berbagai kegiatan terus digelar untuk tujuan itu termasuk Natal Bersama.
“Natal Bersama ini sebagai kesempatan mendekatkan ODHA kepada masyarakat/ Jemaat”, ujar Ketua Panitia Natal WPA dan Pendamping ODHA Yery Frans kepada flobamoraspot.com Jumat (38/12).
Menurut dia, tidak boleh ada sekat antara masyarakat dan pengidap HIV. “Dalam kegiatan Natal bersama ini akan ditampilkan puisi dan Drama berisi ajakan untuk merangkul ODHA. Tidak ada perbedaan antara orang yang sehat dengan ODHA”, tambahnya lagi.
Ditanya sejauhmana dukungan seluruh Komunitas WPA di 51 Kelurahan ia mengatakan, tidak semua WPA terlibat.
“Banyak yang tidak dukung namun beta masih harap teman-teman WPA datang pada hari “H” Sabtu (29/12) di Grand Mutiara ikut Kebaktian Batal Bersama pukul 18.00″, imbaunya.


Wakil Ketua Panitia Fidelis Fernandez mengatakan ia dan pengurus WPA dan pendamping ODHA dari belasan kelurahan selalu bekerjasama menyiwapkan acara akbar ini.
“Kami sama-sama terutama pak Ketua ini banyak chanel untuk mendapatkan dana untuk acara”, tutur dia.
Seluruh kegiatan diawali dengan Kebaktian dan Khotbah dari tiga tokoh agama. “Hadir tokoh agama Kristen Protestan, Katolik dan Islam”, katanya.
Salah satu ODHA Emu Lisnahan mengatakan, lewat kegiatan ini ia merasa dihargai sebagai ODHA bersama rekan-rekannya sesama ODHA. ‘Ini upaya untuk menupus stigma dan diskriminasi terhadap kami karena selama ini kami belum sepenuhnya diterima masyarakat”, ujarnya.
Ia menyatakan siap tampil untuk testimoni dalam Natal bersama ini.
“Kalo diminta saya siap”, kata dia.
Sekitar 200 ODHA dipastikan hadir bersama LSM Perjuangan dan Yayasan Flobamora Support pada acara ini.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »