Ray Fernandez: Saya Akan Hubungkan Pasien Dengan Gubernur NTT

Rabu, 6 Maret 2019

Laporan: Yasintus fahik

Marce Isu Pasien Kanker Bahu bersama para pemerhati

Kupang, flobamoraspot.com – Marce Isu, Warga asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menderita kanker bahu sejak 2012 lalu dan selama itu ia hidup dengan bahu besar sebelah (bahu kanan). Selama 7 tahun menderita ia seperti  memendamnya dalam diam tak ada orang yang membantu. Beruntung ada  Komunitas Peduli Kemanusiaan bersama Komunitas TTS Adil dan Pemuda TTS.

Sejak Selasa (05/3) ia berada di Kota Kupang untuk merawat penyakit yang ia derita.  Marce Isu berada di Kupang berkat pertolongan  Koordinator Komunitas Peduli Kemanusaan Nyonya Agnes.

Kehadiran Pasien Marce Isu diketahui Bupati TTU Raymundus Sau Fernadez yang ketika itu berada di Kota Kupang untuk suatu urusan penting.

Bupati yang sangat familiar itu langsung datang ke RSUD Yohanes untuk menemui Marce.

Dalam Video yang ditayangkan Topnews.com itu tampak Ray Fernadez, demikian ia biasa disapa, berbincang-bincang dengan Marce dalam bahasa Dawan TTS.

Di akhir bincang-bincangnya ia mengatakan, akan menghubungkan Pasien Kanker bahu Marce Isu dengan Gubernur NTT untuk mendapat bantuan.

“Kita saling mendukung e Nanti saya sampaikan ke bapak Gubernur untuk dibantu e”, kata Ray kepada Marce yang dijawabnya dengan anggukan pada Selasa (5/3).

Ketika Ditemui Wartawan usai pertemuan singkat itu  Ray Fernandez mengatakan, Ini masalah kemanusiaan dan kita harus bantu. Memang saya kesulitan kalo saya ambil dana APBD karena bukan warga TTS tetapi saya akan koordinasi dengan bapak  Gubernur untuk segera ditangani. Saya sudah ada fotonya dan saya segera kirim ke Bapak Gubernur atau video ini bisa dikirim ke Gubernur. Juga dengan Pemerintah TTS agar segera bertindak. Pasien harus terus dirawat untuk dimonitor perkembangan penyakitnya karena kita orang awam ini tidak mengerti”, ujarnya.

Ia berharap ada perhatian dari seluruh masyarakat untuk membantu pasien kanker Bahu Marce Isu. “Masyarakat juga harus melaporkan hal-hal seperti ini ke Poliklinik, Polindes sehingga bisa ditangani segera”, kata Ketua DPD Partai Nasdem NTT ini.

Mengenai perhatiannya kepada Komunitas Peduli Kemanusiaan, Pemuda TTS dan Komunitas TTS Adil ia mengatakan, ia pastikan ada bantuan dari kantung pribadinya tetapi tidak mau dipublikasikan.

“Saya dari dulu membantu orang tidak mau public tau”, ungkapnya.

Koordinator Komunitas Peduli Kemanusia Nyonya Agnes mengatakan, ia telah bekerjasama dengan Komunitas TTS Adil dan Pemuda TTS, untuk  membantu Marce Isu Pasien Kanker bahu yang sejak 7 tahun lalu hingga saat ini menderita.

“Kami sudah membawa Ibu Marce ke RS (RSUD WZ Johanes) siang tadi dan besok pagi kembali  lagi ke rumah sakit. Saya berharap ada kepedulian dari masyarakat terhadap adik Marce”, ujar Agnes .

Menurut dia, walau dengan kondisi yang memprihatinkan Komunitas Peduli Kemanusiaan tetap membantu Marce Isu. “Bersama Komunitas TTS Adil dan Pemuda TTS walaupun kami tertatih-tatih kami tetap punya komitmen untuk membantu adik Marce, karena selain sakit ia juga hamil 7 bulan.

Sementara itu Pasien Kanker Bahu Marce Isu mengatakan, ia ingin sembuh dari penyakitnya dan mau melahirkan anaknya dengan selamat. “Saya mau sembuh dan melahirkan anak saya dalam keadaan sehat”, ujar warga desa Lakat, Kecamatan Kuatnanan, Kabupaten TTS itu.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »