Badai Kembali Porak-Poranda Kota Kupang

Kupang, flobamoraspot.com – Setelah menghancurkan 180 lebih bangunan pada tanggal 28 Februari lalu, badai Angin Puting Biliung kembali memorak-porandakan Kota Kupang pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2019. Pantauan Tirilolok pohon tumbang di mana-mana, ada menindih mobil yang sedang di parkir di jalan umum seperti yang terjadi di samping Rumah Sakit Kartini. Selain itu atap rumah bangunan Warga juga kembali ditiup angin bahkan di Kelurahan Sikumana ada bangunan semi permanen yang rata tanah diterjang badai. Ada rumah tinggal ada pula bangunan fasilitas Umum seperti Rumah Sakit Titus Uly yang salah satu atap bangunannya terbongkar, dihantam angin sehingga mengganggu aktivitas para Medis dan pasien harus diungsikan ke kamar lain. Sementra itu di bagian lain Kota Kupang masih terjad ipemadaman listrik. “Kami di jalan Sukun I khususnya RT 08, 09 dan 10 A RW 02 masih gelap sejak

Atap rumah diterbangkan angin puting biliung

kemarin (Minggu). Kami minta PLN memperhatikan hal ini”, kata Nyonya Maria salah satu warga RT 09.

Kepala BPBD Kota Ade Manafe melaporkan, Data Sementara ada 170 unit rumah rusak parah, sedang dan ringan. Seluruh Tim BPBD terus bekerja untuk membantu warga dan mengumpulkan data. Sedangkan Kepala BPBD NTT Thomas Bangke yang dikonfirmasi Tirilolok mengenai angin topan itu sedang berada di Manggarai untuk memantau longsor dan di Flores Timur untuk memantau Badai yang menimpah wilayah itu.
“Data yang dihimpun di Posko Bencana BPBD NTT, angin topan hampir melanda seluruh NTT namun yang terparah di Kota Kupang dan Rote Ndao”, kata Bangke.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »