Pantai Sulamanda Destinasi Wisata Baru Nan Exotic


Pantai-Sulamanda

Mata Air, flobamoraspot.com – Sulamanda. Ini bukan nama seseorang,  bukan juga juga nama sebuah negri. Sulamanda adalah nama sebuah Pantai yang merupakan akronim dari Sudah Lama Aku Menunggu Anda.

Obyek wisata baru nan exotic ini terletak di desa Mata Air, kecaamatan Kupang Tumur Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

“Nama ini dirintis oleh Kades Mata air Pertama Yakobus Klau (anggota DPRD Kabupaten Kupang) dan diviralkan oleh saya, karena saya punya program Pariwisata”, kata Kades Mata Air Benyamin Kanuk kepada Media ini Selasa (30/4/2019).

Menurut Beny, SULAMANDA viral melalui lagu yang diciptakannya  dengan Judul “Pantai Sulamanda” dinyanyikan oleh Flanjer Pandu Lau dan diaransir oleh Yan Mau beberapa tahun lalu. “lirik lagunya, Sulamanda destinasi wisata di desa mata air, Sulamanda aset berharga kabupaten Kupang Sulamanda, sudah lama Ku menanti anda datang dan nikmati semua keindahan pantainya, Oh lihatlah nyiur melambai di pantai ini, Oh lihatlah ombak bergulung dengan tiada henti dan rasakan angin sepoi berbisik merdu, Oh Sulamanda pantai menawan di Mata Air”, katanya.

“Lewat lagu ini kami kumandangkan nama Sulamanda ke seanteru negri. Banyak teman-teman yang bertanya pantai itu ada di mana dan kita jawab Pantai Sulamanda di Desa Mata Air Kabupaten Kupang”, tambahnya.

Dia menjelaskan, Sulamanda ibarat seorang gadis sedang menunggu pacarnya di pantai yang tidak jauh dari Destinasi Pantai Manikin itu.

“Iya gadis itu menunggu anda datang membawa sesuatu hadiah berupa Fasilitas karena tempat wisata yang mudal digandrungi wisatawan itu masih banyak kekurangan. Saat ini ada 2 Lopo, Bak penampung air bersih, MCK, Lapak, Tempat Wedding. Juga Tembok penahan, Batu Pemecah Gelombang, Kolam mancing, kita juga rencana bangun villa di ujung Timur Pantai, juga  kita mau bangun Jembatan Hijau lengkap (seperti jembatan Mangrove) sebagai tempat pengunjung menikmati pantai dari atas pohon bakau. Gambar sudah ada kita bawa dari Gunung Kidul”, urai Jony sapaan karib Benyamin Kanuk.

mama Selfi Lulu sedang menjjakan jualannya di Pantai Sulamanda

Menurut dia, Sulamanda merupakan salah satu asset yang harus dijaga karena akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Mata Air dari sisi ekonomi. “Untuk membangun faslitas Saya sertakan modal lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) “Ina Huk” untuk dia bangun fasilitas di Sulamanda. Ada juga intervensi dari Kabupaten berupa Lopo dan tempat wedding Tahun ini kami suplai dana untuk bangun sarana prasarana lain seperti kolam mancing (harus diperbaiki), sehingga bisa menarik orang datang, juga listrik dan wifi. Kalo listrik kami sudah omong dengan ASDP dan PLN, namun belum jawab, untuk sementara mungkin akan ditanggung oleh Haji Ismail namun kami masih upayakan Kabel. Juga pembangunan tempat bermain anak-anak di area parker ini”, ujarnya.

Lantas apa saja kendala serius yang dihadapi Pemerintah Desa Mata Air dalam pengelolaan Pantai Sulamanda ?

“Kendala utama itu akses masuk ke Pantai. Jalannya sempit hanya untuk satu mobil sehingga anak-anak harus atur keluar masuk mobil. Apa lagi di kiri kanan jalan itu sawah jadi kita sedang mengupayakan untuk melebarkan jalan. Haji Ismail sudah menyatakan kesediaan untuk  membantu seluruh dana. Dia yang bangun nanti”, ungkapnya.

Mengenai antusiasme masyarakat untuk datang ke Pantai Sulamanda Beny mengatakan, “cukup ramai, setiap hari itu selalu ada pengunjung. Paling ramai Jumat, Sabtu Minggu dan hari libur itu jumlahnya kalo dihitung bisa mencapai 500 – 1000 orang, tua dan muda”.

Ia berharap, pihak pemerintah atau pengusaha dapat membantu pembenahan faslitas pendukung di Pantai Sulamanda sehingga menjadi asset yang berkesan baik bagi pengunjung. “Saya ingin setelah saya, obyek wisata ini tetap ada dan didatangi orang bukan karena tidak ada pilihan lain tetapi karena fasilitasnya tersedia secara memadai”, harapnya.

Kades Mata Air Beny Kanuk sedang menunjuk area persawahan di Desa Mata Air

Areal Persawahan Jadi Tontonan Tersendiri

Sepanjang jalan menuju Pantai Sulamanda pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang memanjakan mata anda karena di kiri Kaman terhampar area peresawahan yang luasnya mencapai ratusan hektar. Bulir padi yang sedang menguning siap dituai membuat anda terkagum-kagum. Jika anda pergi ke Pantai Sulamanda pada satu dua Minggu ini, pemandangan indah dan mempesona itu akan membuat anda berdecak kagum. Betapa bahagianya orang yang menjdai Kepala Desa di daerah ini, karena dia tidak sibuk urus Raskin untuk masyarakatnya, tetapi bagaimana membuat masyarakat yang sudah makmur itu, enjoy dengan mendatangi pantai – pantai nan indah di sekitarnya.

Ayo warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang Saya mengajak anda untuk datang ke Pantai Sulamanda. Di Pantai ini anda bisa bersendagurau melupakan sejenak kesibukan anda.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »