April 2019, 54, 73 % Kamar Hotel di NTT Terisi



Kupang, flobamoraspot.com – Tingkat penghunian Kamar Hotel di NTT pada bulan April 2019 sebesar 54, 73 persen.
“Ini berarti dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia pada bulan April 2019 rata-rata terisi 54, 73 persen”, kata Kepala BPS NTT Maritje Pattiwaellapia dalam ketrangan Pers di Kupang Senin (10/6).
Menurut dia, angka TPK bulan April 2019 naik 9, 58 poin dari TPK bulan Maret 2019 yang sebesar 44, 88 persen dan lebih rendah 7, 91 poin dari April 2018 yang sebesar 62, 64 persen.
Lebih jauh ia menjelaskan, Rata-rata lama tamu menginap pada hotel bintang di NTT selama bulan april 2019 adalah 2,00 hari lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata lama tamu menginap bulan Maret 2019 sebesar 1, 60 hari.
“pada bulan April 2019 rata-rata lama menginap tamu Mancanegara naik menjadi 2, 81 hari dibandingkan pada bulan Maret 2019 selama 2, 04 hari. Rata-rata lama menginap tamu Nusantara juga mengalami peningkatan menjadi 1, 89 hari [ada bulan April 2019 dibandingkan dengan bulan Maret 2019 yaitu selama 1, 56 hari”, tuturnya.
Jumlah penumpang angkutan Udara yang datang ke NTT pada bulan April 2019 sebanyak 136,894 orang sedangkan penumpang yang berangkat sebanya 130. 283 orang.
Pada April 2019 4 bandara Sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El tari Kupang sebanyak 46, 69 persen, Komodo Manggarai barat 17, 70 persen, Bandara Frans Seda Maumere 5, 93 persen dan Tambolaka Sumba barat Daya 5, 83 persen.
“Jumlah penumpang angkutan udara pada tahun 2019 sejak bulan Januari mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jumlah Penumpang pada Arpril 2019 mengalami kenaikan sebesar 0, 34 persen dibandingkan bulan Maret 2019”, jelasnya.
Jumlah Wisatawan Mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui pintu Darat Lintas Batas Atambua pada April 2019 sebanyak 9, 648 orang.
“Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 43, 12 persen bila dibandingkan dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk pada Maret 2019 yaitu sebesar 6,741 orang”, pungkas wanita asal Ambon ini.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »