I Ketut: Saya Apresiasi Kabupaten Kupang Raih Hasil Tertinggi UPSUS SIWAB di NTT


Kupang, flobamoraspot.com –
Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI Drh. I Ketut Diarmita, MP mengapresiasi upaya dan kerja keras Pemda dan masyarakat Kab. Kupang dalam meningkatkan jumlah populasi dan kualitas ternak sapi. NTT jelasnya merupakan salah satu lumbung ternak sapi Nasional dan Kabupaten Kupang merupakan salah satu daerah penyuplai terbesar.
“Saya apresiasi Kabupaten Kupang mencapai hasil tertinggi upsus siwab di NTT”, demikian disampaikannya pada acara panen sapi pedet hasil Program SIWAB tahun 2017-2019 di Kabupaten Kupang, jumat (28/6/ 2019) di Desa Oesao Kec. Kupang Timur kabupaten Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur.
Hadir pada acara panen tersebut Bupati Kupang Korinus Masneno, Wabup Jerry Manafe, Kadis Peternakan Provinsi NTT Dani Suhadi, Kadis peternakan Kabupaten Kupang Yacoba Ludjuara dan para petani Peternak Kabupaten Kupang.

Lebih lanjut I Ketut menyampaikan bahwa kebutuhan daging sapi tingkat Nasional sangat tinggi sehingga memerlukan dukungan dari daerah-daerah penghasil ternak sapi, dalam upaya mengurangi impor daging sapi saat ini.
“Kebutuhan daging Nasional baru dapat kita penuhi sendiri 67% (dari kebutuhan 680-an ribu ton/tahun) saja sisanya kita masih impor, sehingga saya targetkan NTT bisa siapkan hingga 3 juta ekor Sapi setiap tahun”, jelasnya.
Untuk mencapai hal tersebut I Ketut menyatakan perlu kerja keras, perlu lebih semangat dan meraih sukses lebih untuk mendukung kebutuhan daging sapi salah satunya lewat program Upsus Siwab ini.
Kepada Pemda dirinya berharap agar mempersiapkan pakan ternak yang baik sehingga tidak perlu mengambil dari jawa demi mengurangi biaya produksi. Selain itu dirinya berharap agar masyarakat jangan memotong sapi betina atau sapi induk di RPH karena itu mengurangi produksi kita. “Saya tetap mendorong produktivitas sapi dari NTT, karena daerah ini punya potensi peternakan dan pengembangan sapi yang luar biasa”, ucap dia.

Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat lewat penggembangan Program Upsus Siwab. Ia mengatakan, perlu ada upaya khusus memperbaiki performa ternak sapi di Kabupaten Kupang agar menjadi lebih baik. Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) di Kabupaten Kupang jelas Masneno memberikan manfaat yang sangat besar bagi petani peternak dan membuka peluang hasilkan pedet dalam jumlah yang banyak. Prestasi Kabupaten Kupang mencapai hasil tertinggi se-Provinsi NTT baik melalui inseminasi buatan (IB) maupun Intensifikasi Kawin Alam (INKA) menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas ternak sapi di NTT. Pada kesempatan tersebut Bupati Masneno menitipkan harapannya melalui Ditjen PKH agar dapat memfasilitasi hubungan kerjasama dengan PT. Samati Group agar dapat mendirikan pabrik Nitrogen (N2) Cair di Kabupaten Kupang mengingat keterbatasan N2 menjadi salah satu kendala pelaksanaan IB di Kabupaten Kupang. Hal ini menurutnya sangat penting demi peningkatan kualitas Siwab ke depan. Terkait dengan kegiatan panen pedet hasil upsus siwab tahun 2017-2019 Bupati Masneno mengatakan hal ini membuktikan bahwa program ini telah memberikan manfaat nyata dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternak agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Kupang.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »