Oma 72 Tahun Menginspirasi Mentri PPPA RI

Oma Rahel Magdalena Rihi sedang mengalungi sebuah Selendang pada leher Mentri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang saat berkunjung ke Kelurahan Nunhila Jumat, (8/11).


KUPANG, FLOBNAMORASPOT.COM – Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Jumat (8/11/2019) berkunjung ke Kelurahan Nunhila untuk melihat dari dekat pengembangnan Kelurahan Nunhila sebagai Kelurahan Ramah Anak dan Kelurahan Layak Anak. Kedatangannya disambut masyararakat Nunhila yang diwakili oleh para Tokoh Masyarakat dan pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang diketuai Oma Rahel Magdalena Rihi.

“Semangat Oma menginspirasi saya”, komentar Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang di sela-sela sambutannya di hadapan Walikota Kupang dan masyarakat Kelurahan Nunhila.

Pernyataan Mentri PPPA RI itu sangat beralasan karena Semangat Oma terus berkobar meski sudah berusia 72 tahun.

Mentri I Gusti Ayu Bintang berharap, PATBM bisa diwujudjan di kelurahan lainn.

Lebih jauh ia mengatakan, kegiatan di Kota Kupang berlangsung Spontanitas karena agenda utamanya di Kabupaten Timor Tengah Selatan.


“Saya tanya kepada Staf saya bisa tidak anda siapkan satu agenda di Kota Kupang. mereka bilang bisa. kebetulan jadwal penerbangan saya kembali ke Jakarta siang jadi saya mau ketemu masyarakat Kota Kupang. maka jadilah kita bertemu pagi ini”, katanya.

Oma Len yang ditemui wartawan mengatakan senang bisa hadir menyambut Mentri PPPA meski sudah uzur.

“Oma Umur berapa ? 72 tahun, sahutnya ketika ditanya Flobamoraspot.com usai acara resmi bersama Mentri.

Oma Len merasa bangga bisa berbicara di hadapan Mentri PPPA (membacakan Profil Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat).

“Saya bangga di usia seperti ini masih diberi kesempatan untuk bertemu orang besar dari Jakarta”,ucap Ketua Warga Peduli AIDS Kelurahan Nunhila itu dengan wajah berseri-seri.

Sementara itu Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dalam sekapur sirih menyatakan bangga dengan Mentri Ayu Bintang yang meski tidak ada agenda namun mau berkunjung ke Kota Kupang.

Ia mengatakan, di Kota Kupang semua unsur ikut memperhatikan hak-hak anak.

“Globalisasi yang terjadi jangan sampai mengorbankan anak-anak kita”, ucap Riwu Kore.

Menurut dia, Kelurahan Nunhila menjadi contoh perlindungan hak-hak anak bagi kelurahan lain di Kota Kupang.

Mantan Anggota DPR RI itu tidak lupa meminta bantuan Pemeriksaan Kanker Servix bagi para ibu di Kota Kupang.

“Saya minta ibu membantu masyarakat saya, terutama untuk pemeriksaan kanker servix. Kota Kupang lebih banyak penderita kanker servix di Indonesia”, katanya.

Permintaan ini dijawab Mentri sangat politis. “Saya akan berkoordinasi dengan Kementrian lain”, ujarnya.

Usai acara, dilanjutkan dengan foto bersama masyarakat Nunhila dan Mentri PPPA. (Sinto)

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »